Tahun Ajaran 2019: Mendikbud Masukan Pendidikan Mitigasi Bencana di Sekolah

Hai Sahabat NATA! Ada kabar terbaru seputar pendidikan di tahun 2019 ini. Apa sih kabar terbarunya? Simak artikel berikut yuk!

1. Pemahaman terhadap mitigasi bencana dianggap perlu diketahui semua pihak tak terkecuali para siswa.

Image result for pendidikan mitigasi bencana
Sumber: MPB Bekasi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberikan dasar-dasar keterampilan hidup atau basic life skills kepada siswa, salah satunya mengenai pendidikan mitigasi bencana.

Setidaknya ada 5 paket modul sudah disiapkan Kemendikbud, yakni tentang (1) bahaya narkoba, (2) menangkal radikalisme, (3) kesadaran hukum berlalu lintas, (4) pendidikan antikorupsi, dan (5) pendidikan mitigasi bencana.

Kelima modul tersebut tidak akan menjadi mata pelajaran khusus, melainkan akan dilebur ke dalam kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di sekolah.

“Jadi nanti satu paket di dalam PPK, dan masih terbuka kalau ada hal tertentu yang masih harus masuk, akan kita masukkan. Kita usahakan mulai tahun ajaran 2019,” ujar Mendikbud usai jumpa pers Akhir Tahun 2018 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Ia menegaskan, pendidikan mitigasi bencana yang dimasukkan ke dalam kurikulum tidak akan berupa mata pelajaran khusus.

2. Indonesia harus belajar dari Jepang soal mitigasi bencana

Image result for japan study about natural disaster school
Sumber: JP Meets JP

Ahli Geologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Mudrik Daryono mengatakan jika ingin melalukan mitigasi dengan memasukkan pendidikan bencana, maka Indonesia harus belajar dari Jepang.

“Iya, saya pikir begitu, jadi untuk pendidikan Indonesia masih belum. Karena saya dengar Jokowi itu minta untuk dimasukkan dalam kurikulum. Itu satu hal yang baik,” ujarnya kepada Tirto, Kamis (27/12/2018).

Mudrik menambahkan, jika anak-anak di Jepang sudah rutin dilatih untuk memahami adanya potensi ancaman bencana alam, maka Indonesia bisa mengadopsi cara-cara tersebut agar mereka dapat mengurangi risiko yang tidak diinginkan.

“Bagaimana mereka harus melakukan evakuasi terhadap diri sendiri. Itu yang menurut saya yang harus dilakukan di pendidikan kita, sehingga mereka mengetahui mana daerah yang rawan bencana tsunami. Sehingga bisa memahami bagaimana cara mitigasi bencana,” pungkasnya.

“Jika anak-anak di Jepang sudah rutin dilatih memahami potensi ancaman bencana alam, maka Indonesia bisa mengadopsi.”

 

Apakah anda tertarik dengan jenis pendidikan baru di tahun 2019 ini?  Kabar gembira lainnya di tahun 2019 ini adalah kami NATA Private siap membantu kamu dalam pendidikan dengan menyediakan jasa guru privat   terbaik untuk kamu.  Berminat? Langsung aja hubungi admin 081214140044.

Sumber : pontianak.tribunnews.comtirto.id

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *