Fakta Kucing Tidak Bisa Jatuh Terbalik. Kenapa ya?

Hai, Sahabat NATA! Apakah kamu seorang animal lover? Kesal nggak sih, dengan ulah oknum-oknum manusia yang masih suka ngisengin binatang liar? Bukannya dikasih makan, binatang liar tersebut malah diganggu kehidupannya.

Padahal, seharusnya sebagai sesama ciptaan Tuhan, kita semua bisa hidup berdampingan dengan harmonis, tidak hanya manusia dan manusia, tapi juga manusia dan binatang. Sedihnya, masih banyak kejadian penyiksaan binatang yang terjadi di sekitar kita, apalagi hewan domestik seperti anjing dan kucing liar.

Mulai dari keisengan berbuah petaka dari tangan-tangan yang seenaknya mengikatkan karet gelang ke ekornya hingga putus, sampai kejadian bikin ngeri karena ada orang yang ternyata suka menggantung kucing hidup-hidup lalu mengunggahnya di Facebook.

Seorang netizen malah berkomentar di sebuah forum, “Saya nggak terlalu suka kucing, saya sering jatuhin kucing dari ketinggian, tapi nggak mati-mati, huhu.” Duh! Kok malah dia yang nangis? Jadi mau marah, deh!

Eits, tapi tahan dulu amarahnya. Meski begitu, untungnya, kucing memang dibekali kemampuan yang menakjubkan oleh Sang Pencipta. Dengan kemampuan untuk mengontrol keseimbangannya, pasti ada banyak kucing liar yang terselamatkan dari orang-orang model begitu. Yay!

Kamu penasaran nggak sih, dengan kemampuan keseimbangan kucing yang ala-ala superhero ini? Yuk, kita simak fakta sains kenapa kucing disebut-sebut punya sembilan nyawa!

Bagaimana Bisa?

Related image
Sumber: 1freewallpapers.com

Dulu, kemampuan keseimbangan kucing yang menakjubkan itu sering dikaitkan dengan kumisnya. Tapi, ternyata fungsi dari kumis kucing bukanlah untuk menjaga keseimbangan, melainkan untuk mengukur muat atau tidaknya seekor kucing saat melewati ruang yang sempit. Lalu, bagaimana dengan keseimbangannya?

Ternyata, kucing memang memiliki tubuh yang ‘didesain’ untuk keseimbangan. Mereka memiliki tubuh fleksibel dan leher yang pendek. Dengan begitu, mudah bagi kucing untuk mengatur posisi tubuhnya saat jatuh agar bisa mendarat dengan mulus meskipun ia jatuh dalam posisi terbalik sekalipun.

Bagaimana Mekanismenya?

Related image
Sumber: sf.co.ua

Saat jatuh, kucing memiliki kemampuan untuk segera menyadari posisi jatuhnya lalu segera melakukan penyesuaian akan itu. Ketika kucing ada dalam posisi yang tidak seimbang, ia akan mengetahuinya.

Penyesuaian yang dilakukannya adalah dengan menyeimbangkan kepalanya terlebih dahulu, diikuti dengan kaki depan dan tubuhnya. Reaksi ini sudah ada sejak kucing lahir, lho. Akan tetapi, butuh empat hingga enam minggu untuk betul-betul menguasainya.

Sementara itu, ekor kucing berfungsi untuk meratakan posisi tubuhnya saat jatuh agar ia jatuh selayaknya tidak jatuh. Oleh karena itu, saat jatuh pun posisi tubuh kucing sudah seakan berada di tanah. Keren, ya!

Biasanya, kaki yang pertama kali menyentuh tanah adalah dua kaki depannya. Akan tetapi, benturan akibat jatuh akan ditahan oleh keempat kakinya. Beda dengan manusia yang memiliki kemungkinan besar patah tulang bila jatuh dengan posisi kaki duluan, kucing memanfaatkan angin untuk menahan jatuhnya dengan meregangkan kaki saat jatuh, lalu segera menekuk kakinya begitu menyentuh tanah untuk mengurangi benturan.

Apakah Fakta Sains Ini Sudah Dibuktikan?

Image result for cats hd
Sumber: You Tube

Sahabat NATA, fakta sains yang satu ini sudah terbukti secara ilmiah, lho. Pssst, jangan berpikiran buruk dulu pada para peneliti, ya. Hal ini tentu saja tidak dibuktikan dengan melemparkan kucing dari gedung seperti para penyiksa binatang, melainkan dengan melakukan survey terhadap kucing-kucing yang dibawa ke dokter hewan akibat jatuh.

Kadangkala, kucing yang jatuh dari tempat yang lebih tinggi cenderung lebih selamat daripada yang jatuh dari tempat yang lebih rendah, karena waktu jatuh yang lebih panjang memberikannya cukup waktu untuk menyeimbangkan diri dan memperlambat jatuhnya.

Keseimbangan kucing ini juga pernah tertangkap kamera saat ia jatuh dari ketinggian lantai 46! Kucing tersebut memang sempat memantul ke kanopi, tapi ketinggian ini sudah menyeramkan banget, kan?

Ajaibnya kucingnya selamat! Dia tetap bisa bangun dan berjalan meskipun terpincang-pincang karena mengalami patah tulang. Jadi, meskipun punya keseimbangan luar biasa, kucing tetap bisa mengalami cedera bila jatuh dari tempat yang terlalu tinggi. Keseimbangan itu bukan jadi alasan untukmu mencoba melempar kucing, ya! Meskipun hanya dari atas meja sekalipun, jangan!

Bagaimana Jika Tidak Berhasil?

Ada kucing yang mungkin tidak mendarat dengan kakinya karena waktu jatuh yang relatif pendek tidak memberinya waktu untuk menyeimbangkan diri. Selain itu, kucing yang tidak seimbang juga memiliki kemungkinan untuk memiliki masalah kesehatan.

Gimana fakta unik seputar kucing tadi? Menarik bukan? Kamu bisa mengetahui fakta-fakta lainnya seputar ilmu pengetahuan alam lainnya yang lebih seru dan mengetahui penjelasan lebih lanjut pada Guru Les Privat IPA yang bisa datang kerumah karena NATA Private akan menyediakannya khusus buat kamu yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Berminat? Langsung aja hubungi admin 081214140044.

Sumber: www.quipper.com

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *