Apakah Aman Memakan Daging Mentah?

Hai Sahabat Nata! Apa kamu pernah mencoba mengonsumsi daging mentah? Biasanya, daging mentah yang bisa dikonsumsi adalah ikan. Syarat ikan mentah juga harus yang segar, teman-teman.

Kenapa begitu, ya? Rupanya ini ada hubungannya dengan sifat omnivora manusia dan kemampuan lambung kita.

Kemampuan Organ Tubuh Omnivora

Menurut penjelasan dari Profesor Patologi Adriana Heguy dari Universitas New York, manusia merupakan omnivora. Sifat omnivora manusia ini membedakannya dari karnivora, teman-teman.

Struktur lambung manusia berbeda dengan kelompok karnivora. Bukan hanya mencerna daging, hewan karnivora mampu mencerna daging sekaligus tulang.

Nenek moyang manusia berevolusi dari primata, teman-teman. Dan primata bukanlah hiperkarnivora yang selalu makan daging. Contoh hewan hiperkarnivora adalah singa, harimau, kucing, dan ular.

Bahkan, kebanyakan primata adalah herbivora yang memakan tumbuhan, atau frugivora yang makan buah. Simpanse yang makan daging pun juga tidak makan daging dalam jumlah yang banyak. Simpanse juga hanya makan daging yang segar saja.

Manusia bisa mencerna daging sapi mentah, seperti steak tartare. Namun nutrisi yang terserap dari daging tersebut lebih sedikit dibandingkan dagings api matang. Ini karena proses memasak bukan hanya membuat makanan jadi matang dan nikmat. Memasak juga membuat makanan lebih mudah dicerna dan kalorinya lebih banyak yang bisa diserap.

Apakah Aman Makan Daging Mentah? 

Daging mentah bisa membuat kita sakit kalau dagingnya terkontaminasi oleh bakteri. Inilah mengapa makan daging mentah harus dalam keadaan segar setelah hewan disembelih.

Namun, tentu saja saat ini daging harus melewati banyak proses untuk sampai ke dapur. Sehingga daging bisa terkontaminasi oleh bakteri dan larva cacing. Maka dari itu, makan daging yang matang lebih disarankan.

Pada daging sapi, biasanya bagian yang mengandung bakteri adalah permukaannya. Sehingga bagian permukaan daging sapi pada hidangan steak harus matang. Sedangkan bagian tengah yang mentah atau setengah matang masih aman dikonsumsi.

Selain itu, karnivora bisa mentoleransi jumlah bakteri di dalam lambungnya. Ini karena jumlah asam lambungnya 10 kali lebih tinggi dibandingkan omnivora atau herbivora. Usus karnivora juga lebih pendek, sehingga makanan bisa “lewat” dengan cepat. Itulah rahasia di balik lambung manusia yang lebih mudah mencerna dagingyang matang.

 

Sumber:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *